Advertise Here

"MANIEZ BLOG"

- Another Blogger Blog's


MiG33 adalah salah satu jenis aplikasi berbasis java midp2 yang digunakan untuk chatting versi mobile atau handphone. Mig33 pertama kali ditemukan oleh Mr.Steven Goh dan Meylin Ng disaat sedang ngobrol di kedai kafe, mereka menemukan cara mengirim pesan secara murah dan cepat. Mig33 tercipta bersama integritas 200 negara dan hanya dalam tempo 6 bulan penggunanya meningkat menjadi 2 juta orang.

Menurut statistik dari sebuah site yang ternama, saat ini jumlah pengguna Mig33 di Indonesia mengalami peningkatan yang sangat pesat. Sehingga Indonesia menjadi pengguna terbesar dan berada di peringkat pertama sebagai pengguna Mig33 di seluruh dunia.


mig33 adalah sebuah
applikasi yang di rancang untuk memudahkan kita saling berkomunikasi baik melalui sms maupun chatting dan telepon dengan harga yang lumayan murah dan terjangkau.

Applikasi yang pertama kali di buat khusus untuk pengguna Telepon Selular dan PDA ini akhirnya mulai memproduksi applikasinya untuk para pengguna Komputer karena banyaknya pengguna Komputer yang ingin ikut merasakan manfaat dari mig33 melalui Laptop atau Komputer Desktop mereka.


Untuk penggunaan via Telepon selular di butuhkan settingan GPRS dari operator telepon selular, dan dari informasi yang saya dapat dari sini di sebutkan bahwa biaya penggunaan di hitung berdasarkan jumlah byte yang di load oleh applikasi tersebut.


Mig33 juga men-support beberapa applikasi Chatting yang biasa kita gunakan seperti Yahoo, ICQ, MSN, Google Talk, AOL, dan lain-lain. Jadi dengan mig33 kita bisa terus Online walau kita sedang berada di kamar mandi sekalipun!



Facebook atau disingkat FB adalah sebuah situs web jejaring sosial populer yang diluncurkan pada 4 Februari 2004. Facebook didirikan oleh Mark Zuckerberg, seorang Mahasiswa Harvard kelahiran 14 Mei 1984 dan mantan murid Ardsley High School.

Pada awal masa berdirinya situs web jejaring sosial ini, keanggotaannya masih dibatasi untuk siswa dari Harvard College. Dalam dua bulan selanjutnya, keanggotaannya diperluas ke sekolah lain di wilayah Boston (Boston College, Boston University, MIT, Tufts), Rochester, Stanford, NYU, Northwestern, dan semua sekolah yang termasuk dalam Ivy League. Banyak perguruan tinggi lain yang selanjutnya ditambahkan berturut-turut dalam kurun waktu satu tahun setelah peluncurannya. Akhirnya, orang-orang yang memiliki alamat surat-e suatu universitas (seperti: .edu, .ac, .uk, dll) dari seluruh dunia dapat juga bergabung dengan situs jejaring sosial ini.

Selanjutnya dikembangkan pula jaringan untuk sekolah-sekolah tingkat atas dan beberapa perusahaan besar. Sejak 11 September 2006, orang dengan alamat surat-e apa pun dapat mendaftar di Facebook. Pengguna dapat memilih untuk bergabung dengan satu atau lebih jaringan yang tersedia, seperti berdasarkan sekolah, tempat kerja, atau wilayah geografis.

Hingga Juli 2007, facebook memiliki jumlah pengguna terdaftar paling besar di antara situs-situs yang berfokus pada sekolah dengan lebih dari 34 juta anggota aktif yang dimilikinya dari seluruh dunia. Dari September 2006 hingga September 2007, peringkatnya naik dari posisi ke-60 ke posisi ke-7 situs paling banyak dikunjungi dan merupakan situs nomor satu untuk foto di Amerika Serikat, mengungguli situs publik lain seperti Flickr, dengan 8,5 juta foto dimuat setiap harinya.

Fitur hiburan dalam Facebook disebut aplikasi. Contohnya antara lain permainan video, kuis, dan lain sebagainya.

Pengguna Facebook Indonesia

Meski Facebook telah lahir beberapa tahun sebelumnya namun penggunaan jejaring sosial di internet ini baru meningkat pesat di Indonesia pada tahun 2008 meninggalkan situs jejaring yang populer sebelumnya yaitu Friendster.com. Peningkatan pesat pengguna Facebook di Indonesia salah satunya dipicu mudahnya penggunaan akses Facebook menggunakan telepon selular. Terutama yang sudah meletakkan fitur Facebook sebagai fitur standar atau favorit dari beberapa merk telepon selular diantaranya peningkatan pesat penggunaan merk BlackBerry. Pada 2009 fitur Facebook bahkan menjadi nilai jual tersendiri bagi para produsen telepon selular yang menjual produknya di Indonesia. Pada perkembangannya para pengguna internet pemula mengakses Facebook lebih awal sebelum menggunakan fitur internet lainnya.

Statistik

  • Pertumbuhan pengguna Facebook di Indonesia tahun 2008 adalah 645% menjadi 831.000 pengguna di akhir tahun, menjadi negara dengan tingkat pertumbuhan pengguna tertinggi di Asia.
  • September 2009 pengguna Facebook di Indonesia telah mencapai 8.520.160 dengan pengguna baru 8.23juta orang bergabung dalam 12 bulan terakhir.
  • Oktober 2009 pengguna Facebook di Indonesia mencapai 9.713.580 pengguna, negara ketiga tercepat tumbuhnya di Asia setelah Filipina dan Taiwan dalam sebulan terakhir.
  • November 2009 pengguna Facebook di Indonesia tumbuh pesat kembali dalam 1 bulan terakhir menjadi 12.189.100 pengguna dan tumbuh paling pesat se Asia dalam 1 bulan terakhir.
  • Desember 2009 pengguna Facebook di Indonesia masih paling tinggi mencapai 13.870.120 pengguna, tertinggi di Asia baik dalam jumlah maupun tingkat pertumbuhan.
  • Februari 2010 pengguna Facebook di Indonesia mencapai 17.301.760 pengguna.
  • Maret 2010 pengguna Facebook di Indonesia mencapai 19.094.640 pengguna, tetap tumbuh tinggi di dunia
  • April 2010 pengguna Facebook di Indonesia mencapai 21.027.660 tumbuh tertinggi kedua di Asia setelah Malaysia serta melampaui pengguna Facebook di Turki selama bulan Maret 2010.
  • Data per 15 April 2010 adalah 22.378.640 pengguna di Indonesia
1. Jelaskan apa yang yang dimaksud dengan :

a) Pengertian analisis lingkungan internal organisasi(IFAS)? Apa tujuannya?
Analisis Lingkungan Internal Organisasi merupakan suatu proses untuk menemukan aspek-aspek internal atau faktor-faktor internal perusahaan yang diperlukan dalam menghadapi lingkungan eksternalnya dan mengevaluasi apakah aspek tersebut berada dalam posisi yang kuat atau lemah.

Tujuan Analisis Lingkungan Internal adalah untuk menilai faktor-faktor yang berada didalam lingkungan organisasi yang mempengaruhi kemajuan organisasi dalam mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Hasil dari analisis lingkungan internal akan menghasilkan kekuatan dan kelemahan perusahaan.

b) Bagaimana langkah atau caranya?

Analisis lingkungan internal merupakan suatu proses yang terdiri dari beberapa langkah seperti berikut :

1. Identifikasi variabel internal.
2. Evaluasi dan penilaian Variabel internal.
3. Menyusun ringkasan hasil analisis.

Sebelum melakukan kajian terhadap kondisi perusahaan tentunya kita harus mengatahui terlebih dahulu bagian-bagian penting di dalam perusahaan yang akan turut di dalam membangun kekuatan dan kelemahan perusahaan. Langkah idenfikasi variabel merupakan alat untuk menemukan bagian-bagian internal yang diperlukan tersebut. Langkah ini sangat penting, karena jangan sampai ada bagian/variabel internal yang penting terlewatkan untuk dianalisis sehingga manajer kehilangan informasi mengenai posisi kekuatan ataupun kelemahannya. Jika itu terjadi berarti akan mengakibatkan tidak termanfaatkannya dengan baik kekuatan yang ada atau tidak tertanganinya kelemahan perusahaan yang mungkin memiliki dampak terhadap posisi bersaing dan masa depan perusahaan.

Setelah menemukan variabel yang perlu d
ianalisis,maka barulah kajian terhadap variabel tersebut dapat dilakukan. Kajian ini akhirnya akan menghasilkan informasi tenatang kekuatan dan kelemahan yang dimiliki perusahaan. Semua hasil tentunya disusun dalam sebuah ringkasan sehingga mudah untuk dibaca dan dipahami secara singkat. Ringkasan ini akan menggambarkan Strategic Anvantages Profile dari perusahaan.

c) Meliputi faktor apa saja yang dianalisis, sebutkan? Kemudian jelaskan meliputi apa saja masing-masing faktor tersebut (dua faktor saja)?

- Sumber Daya (Resources)
a. Tangible, merupakan sumber daya yang terlihat atau berwujud dalam data keuangan dan mudah sekali diidentifikasi dan dievaluasi. Contohnya, Sumber daya Finansial, Sumber daya Fisik, Sumber daya Manusia dan Sumber daya Organisasional

b. Intangible, Merupakan sumber daya yang tidak terlihat pada neraca keuangan perusahaan. Contohnya, Sumber daya Teknologi dan Sumber daya untuk Inovasi.

c. Human Resources Perusahaan, menilai sumber daya manusia atau karyawannya berdasarkan pengetahuan, keterampilan, sikap dan perilaku yang untuk selanjutnya dikembangkan juga penilaian terhadap kemampuan para karyawan untuk bekerja sama secara lebih efektif.


- Kapabilitas (Capability)
a. Pendekatan Fungsional, merupakan penentu kapabilitas perusahaan secara relative terhadap fungsi-fungsi utama perusahaan antara lain: pemasaran, penjualan dan distribusi, keuangan dan akuntansi, sumber daya m anusia, produksi serta organisasi secara umum.

b. Pendekatan Rantai Nilai (Value Chain), kapabilitas yang didasarkan pada serangkaian kegiatan yang berurutan yang merupakan sekumpulan aktivitas nilai (value activities) yang dilakukan untuk mendesain, memproduksi, memasarkan, mengirim dan mendukung produk dan jasa.


2. a) Jelaskan Model Analisis lingkungan Persaingan industri dari Michael Porter.

Porter menyatakan bahwa kelima kekuatan bersaing tersebut dapat mengembangkan strategi persaingan dengan mempengaruhi atau mengubah kekuatan tersebut agar dapat memberikan situasi yang menguntungkan bagi perusahaan.

Ruang lingkup kelima kekuatan bersaing tersebut, antara lain:

1. Ancaman pendatang baru, yang dapat ditentukan dengan hambatan masuk ke dalam industri, antara lain, hambatan harga, respon incumbent, biaya yang tinggi, pengalaman incumbent dalam industri, keunggulan biaya, differensiasi produk, akses distribusi, kebijakan pemerintah dan switching cost.

2. Kekuatan tawar-menawar pemasok, yang dipengaruhi oleh beberapa faktor antara lain tingkat konsentrasi pasar, diversifikasi, switching cost, organisasi pemasok dan pemerintah.


3. Kekuatan tawar-menawar pembeli, yang dipengaruhi oleh berbagai faktor, antara lain differensiasi, konsentrasi, kepentingan pembeli, tingkat pendapatan, pilihan kualitas produk, akses informasi, dan switching cost.


4. Ancaman produk subtitusi, yang ditentukan oleh harga produk subtitusi, switching cost, dan kualitas produk.


5. Persaingan di dalam industri, yang ditentukan oleh berbagai faktor, yaitu pertumbuhan pasar, struktur biaya, hambatan keluar industri, switching cost, pengalaman dalam industri, dan perbedaan strategi yang diterapkan.

b) Sebutkan meliputi apa saja yang dimaksud dengan halangan masuk dalam persaingan? Kemudian jelaskan pengertiannya (dua aspek saja)?

Hambatan untuk memasuki industri (entry baarier) :
  • Skala ekonomi (economics scale) : skala ekonomi menghalangi masuknyapendatang baru dengan cara memaksa mereka untuk masuk pada skala besar.
  • Diferensiasi produk (product differentiation) : diferensiasi produk menciptakan hambatan masuk dengan memaksa pendatang baru mengeluarkan biaya yang besar untuk mengatasi kesetiaan pelanggan yang ada.
  • Persyaratan modal (capital requirement)
  • Biaya peralihan pemasok (switching cost) : biaya yang harus dikeluarkan pembeli bilamana berppindah dari produk pemasok tertentu ke produk pemasok lainnya.
  • Akses ke saluran distribusi
  • Kebijakan pemerintah

ABSTRAKS

UMU ATHIYAH, 20206996

ANALISIS PENENTUAN HARGA JUAL TEMPE PADA HOME INDUSTRI DAMAH

PI. Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Gunadarma 2009

Kata kunci : Penentuan Harga Jual

(x + 35 + lampiran)

Dalam menentukan harga jual harus mempunyai informsi tentang biaya penuh untuk menghitung konsekuensi laba dari setiap alternatif harga jual, walaupun biaya bukan satu satunya yang merupakan penentu harga jual.

Tujuan penulisan ilmiah ini adalah untuk mengetahui bagaimana penentuan harga jual tempe pada Home Industri Damah dengan menggunakan metode cost plus pricing dan mengetahui perbandingan laba rugi dalam penentuan harga jual tempe pada Home Industri Damah dengan menggunakan metode cost plus pricing.

Dalam hasil penulisan ilmiah ini dapat diambil kesimpulan bahwa penentuan harga jual tempe pada Home Industri Damah Mei 2009 adalah Rp 1.500 per unit dan menggunakan metode cost plus pricing dengan pendekatan full costing adalah Rp 1.514 per unit. Terjadi perbedaan harga jual sebesar Rp 14, yang dapat mempengaruhi laba yang didapat. Perbedaan harga jual tersebut disebabkan home industri, tidak memasukan semua biaya overhead pabrik tetap seperti biaya penyusutan mesin penggiling, drum dan kajang. Sedangkan metode cost plus pricing dengan pendekatan full costing, biaya non produksi yang dimasukkan hanya biaya pemasaran sedangkan biaya pemeliharaan mesin dan telepon dialokasikan ke dalam biaya produksi (biaya overhead pabrik) serta menggunakan persentasi markup. Dalam penentuan harga jual tempe pada Home Industri Damah Mei 2009, laba yang didapat Home Industri Damah adalah Rp 1.036.858 dan menggunakan metode cost plus pricing dengan pendekatan full costing, laba yang didapat Home Industri Damah adalah Rp 1.044.024,67. Terjadi perbedaan laba sebesar Rp 7.166,67, yang dapat mempengaruhi besar kecilnya laba yang didapat. Perbedaan laba tersebut disebabkan home industri tidak memasukkan semua biaya overhead pabrik tetap seperti biaya penyusutan dalam menentukan harga jual sehingga biaya yang tidak dimasukkan itu dibebankan pada home industri. Sedangkan pada metode cost plus pricing dengan pendekatan full costing dalam menentukan harga jual semua biaya yang keluar dibebankan pada pembeli.

Daftar Pustaka ( 2001-2008 )

Meraih Mimpi Bersama IM3

Dapatkan Tarif Murah dan Layanan Cepat untuk Meraih Mimpimu Kini hadir layanan broadband di kartu IM3 kamu, layanan paket data dengan kecepatan tinggi hingga 2 Mbps dengan beragam paket pilihan sesuai kebutuhan.


Paket data:

Paket

Quota
(MByte)

Harga
(Rp)

Masa Aktif
(hari)

Cara Mengaktifkan
Via SMS

Harian

1

Rp 1.000

1

ketik: regharian kirim ke 323

Mingguan

15

Rp 10.000

7

ketik: regmingguan kirim ke 323

Bulanan 1

125

Rp 50.000

30

ketik: regbulanan1 kirim ke 323

Bulanan 2

320

Rp 100.000

30

ketik: regbulanan2 kirim ke 323


- Harga sudah termasuk ppn.

- Pelanggan Mentari juga bisa menikmati layanan ini dengan melakukan pindah paket ke IM3,
dengan cara ketik REG IM3 dan kirim ke 2020





Paket Super Internetan AXIS


Karena internet telah menjadi kebutuhan sehari-harimu, AXIS menyediakan berbagai pilihan paket yang bisa kamu pilih sesuai kebutuhan. Dan untuk kamu sudah familiar dengan layanan internet mobile sebelumnya, pasti kamu tau kalau Paket Super Internetan dari AXIS lebih terjangkau hingga 63% dibandingkan yang lain. Dan selain terjangkau, kamu juga bisa lebih lancar browsing dengan koneksi cepatnya.

Pilih paket di bawah ini:



PAKET SUPER INTERNETAN

Sudah tau paket mana yang kamu pilih? Siapkan HP AXIS-mu dan ikuti petunjuk ini :

1. Telpon *777# dan ikuti petunjuk selanjutnya, atau
2. Ketik SMS dan kirim ke 777 dengan format :
REGNama Paket
Contoh :
• Untuk Paket Internet Harian ketik REG Harian
• Untuk Paket Internet Mingguan ketik REG Mingguan
• Untuk Paket Internet Bulanan 100 MB ketik REG Bulanan100
• Untuk Paket Internet Bulanan 500 MB ketik REG Bulanan500
• Untuk Paket Internet Bulanan Unlimited Ketik REG Unlimited·
3. Paket ini dapat dinikmati oleh semua pelanggan AXIS termasuk AXIS Salam dan AXIS ASIX.
4. Paket tidak berlaku untuk kartu perdana AKSES AXIS.
5. Untuk informasi sisa paket kamu, tekan *777*2*6# lalu pilih 5 (info) lalu tekan Yesatau bisa juga melalui SMS dengan ketik INFO lalu kirim ke 777.
6. Untuk berhenti paket, tekan *777*2*6# lalu pilih 4 (Pemberhentian Package) lalu tekan Yesatau bisa juga melalui SMS dengan ketik UNREG Data kirim ke 7777. Paket berlaku 24 jam sejak waktu pengaktifan.
Misalnya:
• Pelanggan mengaktifkan paket Internet harian pada tanggal 1 Nov 2009 jam 09.00, maka masa berlaku paket berakhir pada tanggal 2 Nov 2009 jam 08.59
• Jika mengaktifkan paket Internet mingguan pada tanggal 1 Nov 2009 jam 09.00 maka paket akan berakhir pada 8 Nov 2009 jam 08.59 (7 x 24 jam)
• Jika mengaktifkan paket Internet bulanan pada tanggal 1 Nov 2009 jam 09.00 maka paket akan berakhir pada 1 Des 2009 jam 08.59 (30 x 24 jam)
8. Jika kamu telah membeli paket Internet dan ingin membeli lagi paket Internet yang baru, maka kamu harus menghentikan terlebih dahulu paket Internet yang sedang berjalan.
9. Sisa paket Internet tidak dapat diakumulasikan dengan paket Internet yang lain.
10. Paket akan secara otomatis tidak dapat digunakan jika masa berlakunya telah berakhir.
11. Untuk pemakaian yang melebihi kuota, akan dikenakan tarif sebesar Rp 1 /KB jika paket kamu masih berada dalam masaberlaku paket. Tarif dihitung per 10Kb.
12. Unlimited dengan pemakaian wajar hingga 5 GB
1. a. Jelaskan bagaimana bagan proses manajemen strategi?


Proses manajemen strategis dapat diuraikan sebagai pendekatan yang obyektif, logis, sistematis untuk membuat keputusan besar dalam suatu organisasi. Proses ini berusaha untuk mengorganisasikan informasi kualitatif dan kuantitatif dengan cara yang memungkinkan keputusan efektif diambil dalam kondisi yang tidak menentu. Tahapan Proses Manajemen Strategik meliputi :
  1. Mendefinisikan kegiatan utama organisasi (core business), menetapkan/ mengembangkan visi dan misi organisasi
  2. Menetapkan tujuan organisasi yang terukur
  3. Menyusun/memilih strategi untuk mencapai tujuan
  4. Mengimplementasikan dan mengeksekusi strategi
  5. Melakukan evaluasi, monitoring dan perbaikan dari masing-masing tahapan, apabila diperlukan adanya perbaikan maka kembali ke tahapan sebelumnya

1. b. Jelaskan apa maksud dari bagan tersebut?

  1. Mendefinisikan kegiatan utama organisasi (core business), menetapkan/mengembangkan visi dan misi organisasi. Setiap organisasi pasti mempunyai visi,misi,dan tujuan. Visi,misi dan tujuan akan menentukan arah yang akan dituju oleh organisasi. Visi yang disusun harus strategik. Visi Strategik adalah visi yang mudah diartikulasikan,mudah dipahami, diterima semua pihak dalam organisasi. Mengapa visi harus strategik? Visi yang dipahami dan diterima oleh semua pihak (karyawan) akan menjadi magnet yang mengikat mereka pada organisasi. Ketika karyawan memiliki komitmen tinggi dan jangka panjang pada organisasi, maka keputusan-keputusan bisnis akan dapat dihasilkan dan dilaksanakan dengan lebih mudah. Visi strategik mampu merefleksikan aspirasi manajemen dan memberikan gambaran yang jelas mengenai masa depan perusahaan, menjawab pertanyaan “where we are going?”
  2. Menetapkan tujuan organisasi yang terukur. Tujuan merumuskan apa yang akan diselesaikan dan kapan akan diselesakan dan sebaiknya diukur jika memungkinkan. Tujuan organisasi adalah suatu pernyataan tentang keadaan yang diinginkannya, dimana organisasi bermaksud untuk merealisasikannya dan sebagai pernyataan tentang keadaan dimasa yang akan datang dimana organisasi sebagai kelompok mencoba untuk mencapainya
  3. Menyusun/memilih strategi untuk mencapai tujuan. Proses penyusunan strategi merupakan isu kritis mengenai bagaimana mencapai tujuan yang telah ditetapkan, baik tujuan finansial maupun tujuan strategik. Secara umum, kita mendefinisikan strategi sebagai suatu cara mencapai tujuan.Perumusan strategi terdiri dari kegiatan-kegiatan mengenali peluang dan ancaman eksternal perusahaan, menetapkan kekuatan dan kelemahan internal, menetapkan obyektif jangka panjang, menghasilkan strategi alternatif dan memilih strategi tertentu untuk dilaksanakan
  4. Mengimplementasikan dan mengeksekusi strategi. Implementasi strategi menuntut perusahaan untuk menetapkan obyektif tahunan, memperlengkapi dengan kebijakan, memotivasi karyawan dan mengalokasikan sumber daya sehingga strategi yang dirumuskan dapat dilaksanakan. Implementasi strategi termasuk mengembangkan budaya mendukung strategi, menciptakan struktur oragnisasi yang efektif, mengubah arah usaha pemasaran, menyiapkan anggaran, mengembangkan dan memanfaatkan sistem informasi dan menghubungkan kompensasi karyawan dengan prestasi organisasi. Implementasi strategi sering disebut tahap tindakan manajemen strategis. Strategi implementasi berarti memobilisasi karyawan dan manajer untuk mengubah strategi yang dirumuskan menjadi tindakan.
  5. Melakukan evaluasi, monitoring dan perbaikan. Evaluasi strategi adalah tahap akhir dalam manajemen strategis. Para manajer sangat perlumengetahui kapan strategi tertentu tidak berfungsi dengan baik, evaluasi strategi berarti usaha untuk memperoleh informasi ini. Semua strategi dapat dimodifikasi di masa depan karena faktor-faktor eksteral dan internal selalu berubah. Tiga macam aktivitas mendasar untuk mengevaluasi strategi adalah :
  1. Meninjau faktor-faktor eksternal dan internal yang menjadi dasar strategi yang sekarang
  2. Mengukur prestasi
  3. Mengambil tindakan korektif
Aktivitas perumusan startegi, implementasi dan evaluasi terjadi di tiga tingkat hirarki dalam organisasi yang besar, korporasi, divisi atau unit bisnis strategis, dan fungsional.



2. a. Jelaskan apakah definisi MISI, TUJUAN organisasi?
Misi adalah rumusan umum mengenai upaya-upaya yang akan dilaksanakan untuk mewujudkan Visi (Visi adalah rumusan umum mengenai keadaan yang diinginkan pada akhir periode perencanaan). Misi Organisasi menjelaskan kegunaan dan alasan mengapa suatu perusahaan ada. Biasanya memberikan gambaran yang jelas tentang cirri pokok produk yang ditawarkan dan tekhnologi yang digunakan oleh perusahaan, kebutuhan konsumen yang hendak dipenuhi & konsumen yang hendak dituju, serta karakter, pasar dimana perusahaan akan bersaing, komitmen terhadap karyawan, filosofi diri serta citra perusahaan yang diharapkan dari masyarakat. Tujuan organisasi merupakan keadaan yang ingin dicapai oleh organisasi di waktu yang akan datang melalui kegiatan organisasi. Tujuan juga dapat diartikan sebagai penjabaran atau implementasi dari pernyataan misi dan juga merupakan sesuatu apa yang akan dicapai atau dihasilkan pada kurun waktu tertentu dalam suatu organisasi / perusahaan. Tujuan juga dirumuskan dalam dua bentuk yaitu tujuan jangka pendek dan tujuan jangka panjang. Perbedaan kedua terletak dalam waktu pencapaian dan cara penulisannya. Tujuan jangka pendek biasanya lebih spesifik dibandingkan jangka panjang.


2. b. Buatkan contoh rumusan masing-masing, dengan cara jelaskan dahulu apa Definisi Bisnis (bidang usaha) organisasi/perusahaannya?





PT Indosat Tbk was established by the Government on November 10, 1967 as a foreign investment company to provide international telecommunications services in Indonesia and began commercial operations in September 1969 to build, transfer and operate an International Telecommunications Satellite Organization, or Intelsat, earth station in Indonesia to access Intelsat’s Indian Ocean Region satellites for a period of 20 years. As a global consortium of international satellite communications organizations, Intelsat owns and operates a number of telecommunications satellites.

Following regulatory changes in the Indonesian telecommunications industry in 1999 and 2000, we began implementing a strategy designed to transform us from being Indonesia’s primary international telecommunications provider into a leading, fully integrated telecommunications network and service providerin Indonesia. In 2000, the Government’s introduction of the Telecommunications Law, which encourages industry liberalization, directly impacted our business. In 2001, as part of the Government’s initiative to restructure the telecommunications industry, we entered into an agreement with Telkom to eliminate our respective crossshareholdings in several operating subsidiaries, including:

  • our acquisition of Telkom’s 22.5% ownership interest in Satelindo;
  • Telkom’s acquisition of our 35.0% ownership interest in Telkomsel; and
  • our acquisition of Telkom’s 37.2% ownership interest in Lintasarta and the purchase of Lintasarta’s convertible bonds held by Telkom.

Subsequent to the agreement with Telkom, we acquired an effective 45.0% ownership interest in Satelindo, through our acquisition of PT Bimagraha Telekomindo, or Bimagraha, in 2001 and acquired the remaining 25.0% ownership interest in Satelindo from DeTe Asia in June 2002. To strengthen Satelindo’s capital structure and remove certain restrictive covenants arising from Satelindo’s indebtedness, we made an additional capital contribution to Satelindo totaling US$75.0 million in July 2002.

In August 2002, we entered the domestic telecommunications sector by obtaining a license to provide local fixed network services in the Jakarta and Surabaya areas. We deployed approximately 13,000 lines in those areas to provide local fixed telephone services and announced our strategic objective to become a leading fully integrated telecommunications network and service provider in Indonesia. In 2002, the Government divested 517.5 million shares, representing approximately 50.0% of our outstanding Series B shares at the time, in two stages. In May 2002, the Government sold 8.1% of our outstanding shares through an accelerated global tender.

In December 2002, the Government divested 41.9% of our outstanding Series B shares to a former subsidiary of STT. As of March 31, 2009, the Government owned 14.29% of our outstanding shares, including the one Series A share, and ICLM and ICLS owned approximately 65.0% of our outstanding Series B shares. ICLM and ICLS are owned by Qtel. The remaining 20.71% of our outstanding Series B shares is owned by public shareholders as of March 31, 2009. See “Item 6: Directors, Senior Management and Employees—Share Ownership.”

On November 20, 2003, we merged with Satelindo, Bimagraha and IM3 and all assets and liabilities of such legacy subsidiaries were transferred to us on such date. Since entering the Indonesian cellular market through our acquisition of Satelindo and establishment of IM3 and the subsequent integration of such companies in 2003, cellular services have become the largest contributor to our operating revenues.

On June 22, 2008, Qtel purchased all of the issued and outstanding shares of capital stock of each of ICLM and ICLS, pursuant to a Share Purchase Agreement dated June 6, 2008 between Qtel and STT, a company incorporated in Singapore. Pursuant to the Share Purchase Agreement, Qtel, through its subsidiary, Qatar South East Asia Holding S.P.C., acquired the capital stock of ICLM and ICLS from Asia Mobile Holdings Pte. Ltd., or AMH, a company incorporated in Singapore, which is 75.0% indirectly owned by STT Communications Ltd. and 25.0% indirectly owned by Qtel. Following this acquisition, a change of control occurred in Indosat and Qtel, and its wholly owned subsidiaries, ICLS and Qatar South East Asia Holding S.P.C., conducted a mandatory tender offer to acquire up to 1,314,466,775 Series B Shares, representing approximately 24.19% of our total issued and outstanding Series B Shares (including Series B Shares represented by ADSs), at a purchase price of the U.S. dollar equivalent of Rp369,400 per ADS and Rp7,388 per Series B Share, net to the seller in cash (without interest and subject to any required withholding of taxes). Following settlement of the tender offer on March 5, 2009, Qtel and its subsidiaries hold approximately 65.0% of our outstanding share capital.

Vision & Mission

Vision

To be the provider of choice for information and communication solutions in Indonesia

  • Offering a full range of quality information and communication products, services and solutions.
  • Being at customer's "Top-Of-Mind" for the provision of information and communications products, services and solutions.
  • Providing products and services which enhance the quality of life of the communities we operate in.


Mission

  • To provide and develop innovative and quality products, services, and solutions, which offer the best value to our customers.
  • To continuously grow shareholder values.
  • To provide better quality of life to our stakeholders.
3. Jelaskan apa yang yang dimaksud dengan :
a. Pengertian analisis lingkungan eksternal organisasi (EFAS)?

EFAS (External Strategic Factors Analysis Summary) adalah ringkasan atau rumusan faktor-faktor strategis eksternal dalam kerangka KESEMPATAN (Opportunities) dan ANCAMAN (Threats). Analisis lingkungan eksternal merupakan aktivitas memonitor dan mengevaluasi lingkungan eksternal dan internal organisasi kepada orang-orang penting yang ada dalam perusahaan. Lingkungan eksternal dibedakan atas lingkungan makro dan lingkungan industri. Untuk menganalisis lingkungan tersebut menggunakan metode SWOT ( Strength and Weaknesses untuk analisa lingkungan internal, Opportunities and Threats untuk analisa lingkungan eksternal).
Analisa SWOT merupakan alat yang membantu menajer menentukan dan mengembangkan strategi yang tepat dalam menghadapi persaingan. Namun yang perlu diperhatikan bahwa tujuan dalam menentukan strategi yang digunakan dari hasil SWOT adalah pada dasarnya menghasilkan strategi alternatif yang layak, bukan untuk memilih atau menetapkan strategi yang terbaik. Sehingga seorang menajer dapat menilai bahwa tidak semua strategi dalam SWOT dipilih untuk dikembangkan.

b. Meliputi faktor apa saja yang dianalisis dalam analisis lingkungan sosial (makro) dan lingkungan tugas (mikro), sebutkan masing-masing?

Terdapat dua macam variable lingkungan yang harus dipertimbangkan oleh perusahaan, yaitu societal environments/ lingkungan sosial (makro) dan task environments/ lingkungan tugas (mikro).

Societal environments adalah kekuatan yang tidak langsung berhubungan dengan aktivitas jangka pendek organisasi, tetapi seringkali mempengaruhi keputusan jangka panjang dari organisasi. Yang termasuk dalam societal environments adalah :

• Ekonomi Mempengaruhi pertukaran material, uang, energy dan informasi
• Teknologi Dapat menjadi temuan untuk penyelesain masalah
• Politik Mengatur hukum dan peraturan yang melindungi dan membatasi organisasi
• Sosiokultural mengatur nilai dan budaya dari komunitas.
Task environments adalah elemen-elemen yang dapat langsung memperngaruhi kinerja perusahaan. Yang termasuk dalam task environments adalah :
• Pemerintah
• Local communities
• suppliers
• Kompetitor
• Customers
• Creditor
• Pegawai
• Special interest groups
• Trade association